Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email

Muhammadiyah minta Indonesia lebih berani dukung kemerdekaan Palestina



JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin dengan tegas mengutuk keras setiap aksi kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
"Muhammadiyah sangat-sangat mengutuk keras setiap aksi kekerasan, kezaliman, dan kebiadaban dari zionis Israel ke Palestina. Kami sejak dulu memiliki komitmen untuk terus mendukung perjuangan Palestina memperjuangkan kemerdekaannya," kata Din, seperti yang dilansirvivanews, Jakarta, Minggu (18/11).
Hal itu disampaikan Din usai menghadiri peringatan Milad Muhammmadiyah ke-100 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (18/11). Oleh karena itu, Muhammadiyah memperkarsai berdirinya hubungan persahabatan Palestina- Indonesia.
"Setahu Kami, pemerintah Indonesia mengapresiasi dan cukup aktif terhadap masalah Palestina, baik di forum PBB maupun di forum lain, agar betul-betul ada solusi yang berkeadilan dan setara," kata Din.
Din membantah pemerintah Indonesia dianggap kurang berani mendukung kemerdekaan Palestina.
"Tapi harus ditingkatkan lagi, terutama di forum OKI atau PBB. Dan bicaralah pada negara Adikuasa. Kita sudah moderatlah, kita dukung solusi untuk dua negara itu agar dapat berhubungan dengan damai. Dua negara harus dapat keadilan. Jangan hanya Israel yang diberikan kesempatan," kata Din.

Pertama kalinya, Brigade Al-Qassam tembakkan rudal M 75 buatan lokal ke wilayah Israel



GAZA (Arrahmah.com) – Untuk pertama kalinya, pada hari Ahad (18/11) mujahidin Brigade Al-Qassam menembakkan rudal M 75 buatan lokal yang telah mengalami pengembangan. Rudal canggih itu menghantam wilayah penjajah zionis Yahudi di utara kota Hertzilia yang berjarak 80 km dari Gaza.
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Brigade Izzuddin Al-Qassam

Sayap Militer Gerakan Hamas
Kantor Informasi
18 November 2012

 {قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِينَ}
"Perangilah mereka niscaya Allah akan mengazab mereka melalui tangan kalian, menghinakan mereka, memenangkan kalian atas mereka dan menyembuhkan (kemarahan dalam) dada kaum yang beriman." (QS. At-Taubah [9]: 14)
Pengumuman militer dari
Brigade Izzuddin Al-Qassam
Tentang operasi "Batu-batu Sijjil"
Brigade Al-Qassam menembakkan rudal M75 buatan lokal yang telah dikembangkan ke utara Hertzilia
Dengan pertolongan dan taufik Allah Ta'ala semata, brigade asy-syahid Izzuddin Al-Qassam mengumumkan bertanggung jawab atas serangan jihad berikut ini:
Hari        : Ahad  
Tanggal : 4 Muharram 1434 H /18 November 2012 M pukul 13.25
Operasi  : Menembakkan rudal M75 buatan lokal yang telah dikembangkan
Target   : Pertama kalinya, wilayah zionis di utara Hertzilia yang berjarak 80 km dari Gaza
Dengan demikian rudal yang ditembakkan oleh Brigade Al-Qassam terhadap posisi-posisi musuh sejak awal invasi berjumlah 1016 rudal.
Serangan ini sebagai balasan atas kejahatan-kejahatan zionis dan pembantaian-pembataian biadab yang dilakukannya terhadap rakyat sipil dan membombardir rumah-rumah beserta penghuninya sehingga mengakibatkan puluhan warga yang tak berdosa gugur dan luka-luka, di antaranya yang paling terkemuka adalah pembunuhan komandan paling menonjol brigade Al-Qassam, Ahmad Al-Ja'bari.
Sesungguhnya Brigade Al-Qassam telah berjanji kepada dirinya sendiri untuk menjadikan kehidupan orang-orang zionis sebagai neraka dan membuat mereka menyesali saat mereka memikirkan pembunuhan terhadap komandan Brigade yang bertekad baja, dan hari-hari mendatang akan membuktikan kebenaran ucapan kami.
Sungguh ini adalah jihad, kemenangan atau kesyahidan…
Brigade asy-syahid Izzuddin Al-Qassam - Palestina
Ahad, 4 Muharram 1434 H
18 November 2012 M

25 masjid di Gaza dibom oleh pasukan Zionis Yahudi



GAZA (Arrahmah.com) - Menteri agama di Gaza pada Senin (19/11/2012) mengatakan bahwa pasukan Zionis Yahudi merusak 25 masjid dalam enam hari pemboman di seluruh Jalur Gaza, Ma'anmelaporkan.
"Penjajah dalam agresi mereka tidak hanya melakukan kejahatan terhadap warga sipil, seperti yang terjadi dengan keluarga Salah, Al-Dalou, dan Azzam (yang mana kehilangan banyak anggota keluarganya dalam serangan udara -red), tetapi menargetkan masjid-masjid, makam-makam, dan rumah-rumah ibadah (lainnya)," kata Ismail Radwan dalam sebuah konferensi pers di luar masjid Al-Abbas.
"Mereka juga menargetkan dan benar-benar menghancurkan Masjid Ribat di kota Gaza dan Masjid Al-Rahman di pusat Jalur Gaza," tambahnya
Radwan juga menyeru para ulama Islam dan para imam di Palestina dan di seluruh dunia untuk mendoakan para korban dan para Mujahidin Palestina.
Dia juga menyeru imam besar Al-Azhar, Syaikh Ahmad al-Tayib dan para imam lainnya untuk mengunjungi Jalur Gaza dan berdiri di samping rakyat Palestina.
Radwan juga mendesak masyarakat internasional dan organisasi-organisasi HAM untuk menyeret para pemimpin Israel ke pengadilan atas kejahatan perang mereka, dan menyeru Liga Arab dan Organisasi Kerja sama Islam (OKI) untuk memenuhi kewajiban mereka dan mendukung rakyat Palestina dalam mempertahankan tanah suci Islam ini. 

Awas! Tipu-tipu Jakarta Aceh (Jangan) Tertipu Lagi




PERCAYA atau tidak, sejak dulu Aceh atau orang Aceh cukup dikenal dengan tipu muslihat atau taktik untuk mewujudkan sebuah tujuan, baik tujuan politik perperangan demi perjuangan melawan kolonialisme. Bahkan Belanda mengakui akan kehebatan orang Aceh dalam hal ini. Salah satu cerita yang paling termasyhur adalah ketika masa penjajahan, pejuang Aceh bernama Teuku Umar berhasil menipu kolonial Belanda.

Awalnya ia bersedia berunding dengan bekerja sama membantu menaklukkan perlawanan masyarakat Aceh. Tapi akhirnya Belanda malah dikelabui oleh suami Tjoet Nyak Dien ini. Ratusan pucuk senjata berhasil dicuri dan digunakan kembali untuk melawan Belanda.

Selain cerita tersebut, sebenarnya masih banyak tipu-tipu masyarakat Aceh yang ternukil dalam sejumlah hikayat. Menurut sejumlah kalangan, “tipu Aceh” ini dapat diartikan sebagai “tipu” untuk kepentingan pribadi, di sisi lain cara tersebut juga merupakan “taktik” untuk mencapai sebuah tujuan politis dan perjuangan membela bangsa Aceh melawan segala bentuk kolonialisme.

Meski tipu-tipu Aceh ini sangat dikenal bahkan sempat menjadi bagian dari catatan seorang pengarang asal Jawa Barat dalam buku berjudul “Aceh di Mata Urang Sunda”, nyatanya di balik itu sejak masa kemerdekaan hingga kini, Aceh lah yang selalu tertipu atau dibohongi oleh pemerintah Pusat Jakarta. Situasi ini mulai terlihat sejak masa kepemimpinan Presiden Soekarno.

Sejak itu Aceh mulai tertipu dengan janji-janji semu. Pada masa pemerintahan selanjutnya bahkan lebih parah dari sekadar ditipu, Aceh bahkan “dibungkam”. Mirisnya hingga kini Aceh masih saja tertipu. Faktanya, ketika Pemerintah Republik Indonesia dan GAM menandatangani MoU Helsinki, sejumlah poin MoU tersebut belum sepenuhnya dijalankan oleh pemerintah pusat hingga hari ini.

Dengan segudang alasan, Aceh harus tetap menunggu sejumlah poin MoU untuk direalisasikan. Bahkan baru-baru ini, Aceh kembali hampir tertipu ketika Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) kawasan bebas Sabang--yang cukup lama dinanti--dianulir oleh Kementerian Keuangan. Beberapa pasal yang telah disepakati, kembali dianulir oleh Menteri Keuangan, dengan alasan ada kesalahan ‘komunikasi” di jajarannya. Kesalahan seperti apa? Wallahu’alam.

Untung saja saat itu Wakil Gubernur Aceh segera menyampaikan hal tersebut kepada Presiden SBY dalam sebuah momen Pramuka di Jakarta. Jika tidak, aturan tersebut dapat menjadi tipu Jakarta berikutnya. Itu sebabnya reaksi keras datang. Aceh tentu tak ingin tertipu lagi, sebab dulu pelabuhan bebas juga sempat dihentikan oleh Presiden Soeharto dengan sebab-musabab yang kecil, misalnya disebut maraknya penyelundupan. 

Menurut Sejarawan Aceh, Drs Rusdi Sufi, berdasarkan sejarah Aceh, di balik tipu-tipu Aceh, cukup banyak tipu-tipu Jakarta terhadap Aceh. Berdasarkan pengalaman tersebut, ke depan para pemimpin maupun generasi Aceh harus berhati-hati dan jangan mudah terbuai dengan janji semu Jakarta. Intinya, masyarakat harus tetap bersatu agar tidak mudah dikelabui pihak Jakarta (pemerintah Pusat).

Sementara menurut Pemerhati Sejarah Aceh, Ramli A Dally, teknik tipu yang dilancarkan Jakartaterhadap Aceh hingga saat ini bisa saja telah di-setting dan menjadi bagian dari teori kekuasaan. Dengan kata lain, Aceh sejak dulu dijadikan kawasan tertentu (cadangan kekuasaan) untuk mencapai sebuah tujuan. Diibaratkan sebuah ular, katanya, meski kepalanya dilepas, namun ekornya tetap dipegang bahkan diikat dengan kuat. Untuk itu masyarakt Aceh harus tetap waspada terhadap tipu-tipu Jakarta.

Berdasarkan sejumlah sumber yang diperoleh dari Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh, banyak catatan tentang perlakuan Pusat terhadap Aceh yang cukup memiriskan hati dan menyebabkan masyarakat Aceh dirugikan. Penipuan terhadap Aceh sebenarnya telah terjadi sejak zaman kemerdekaan atau masa revolusi kemerdekaan.

Dulu pada tahun 1948, saat masa revolusi kemerdekaan atau setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, seluruh kawasan Indonesia kembali diduduki oleh Belanda, kecuali Aceh. Awalnya, setelah Belanda menyerah kepada sekutu, pada September tahun 1948 tentera sekutu masuk ke Indonesia untuk menerima penyerahan Jepang kepada Indonesia. Namun saat itu penguasa sipil Belanda yakni NICA (Nederlandsch Indie Civil Administratie) menyusup masuk dan kembali menduduki Indonesia. Bahkan Presiden Soekarno ditangkap saat itu. Satu-satu kawasan yang tidak dimasuki Belanda adalah Aceh.

Saat itulah petinggi-petinggi RI datang ke Aceh yang tetap aman. Bahkan uang Indonesia (Oeang Republik Indonesia) pernah dicetak di Aceh. Selanjutnya pada 7 Mei 1949, ditandatanganilah kesepakatan yang dinamakan Perjanjian Rum-Royen. Berdasarkan perjanjian tersebut, tahanan politik dibebaskan, Belanda menyetujui adanya Republik Indonesia sebagai bagian dari Republik Indonesi Serikat, selanjutnya akan diselenggarakan Konfrensi Meja Bundar antara Belanda dengan Indonesia setelah Pemerintah Republik Indonesia kembali ke Yogyakarta. Saat itulah Soekarno dibebaskan. Setelah dibebaskan, ia datang ke Aceh bersama sejumlah rombongan.

Kedatangannya ke Aceh melalui lapangan terbang di Lhoknga disambut sangat meriah oleh masyarakat. Selanjutnya diadakan pertemuan dengan para tokoh dan saudagar Aceh di Hotel Aceh yang kini hanya tinggal tapaknya saja, yakni kawasan samping Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Saat itu Aceh merupakan sebuah Keresidenan Aceh yang dipimpin oleh T. Daudsyah setelah menggantikan T. Nyak Arif. Soekarno juga bertemu dengan Daud Beureueh yang merupakan Gubernur Militer Aceh, Langkat, dan Tanah Karo.

Kala itu Daud Beureueh meminta agar khusus kawasan Aceh diberlakuan syariat Islam. Soekarno menyetujuinya. Aceh menyatakan setia kepada republik, namun Daud meminta agar kesepakatan tersebut dapat berbentuk hitam di atas putih (tertulus). Namun hal itu tak pernah terjadi. 

Soekarno dengan berlinang air mata bahkan bersumpah akan mewujudkan hal itu. Dia mengaku tak perlu bukti tertulis karena Daud Beureueh merupakan orang yang dihormatinya sehingga tak mungkin dikhianati. Itulah tipu pertama yang terjadi terhadap Aceh. Presiden saat itu tak bersedia membuat perjanjian tertulis,”  kata Sejarawan Rusdi Sufi.

Tak cukup dengan tipu tersebut, siang harinya, saat berkumpul dengan para saudagar Aceh, Soekarno menginstruksikan kepada para saudagar bahwa di seluruh Indonesia, telah dibentuk semacam penggalangan dana untuk membeli pesawat milik Indonesia. Untuk itu para saudagar juga diimbau untuk menyumbang dana membeli pesawat.

Saat itu semua pedagang saling menatap dan terdiam. Lama terdiam, Soekarno kembali bicara “Jika tak menjawab, saya tak akan makan siang dengan para saudagar”, katanya. Akhirnya, saudagar setuju, maka terkumpulah sekira 20 kilo emasdari saudagar dan masyarakat.

“Maghrib Mengaji” Bakal Berlaku Seluruh Aceh



BANDA ACEH - Anggota Komisi E DPRA Tgk Makhyaruddin Yusuf mengatakan, program Magrib Mengaji sebagaimana yang dicanangkan Pemkab Aceh Besar dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) untuk diterapkan di seluruh Aceh.

“Gaung mengaji bakda magrib jangan hanya terdengar musiman, tetapi harus diterapkan dengan sungguh-sungguh di seluruh Aceh,” kata Makhyaruddin, Selasa (13/11).

Dia sebutkan penerapan program Magrib Mengaji penting dalam rangka menyukseskan syariat Islam dan mencegah aliran sesat yang kerap terjadi di Aceh. “Kalau semua sudah dekat dengan Alquran maka aliran sesat akan mudah dibendung,” katanya.

Makhyaruddin menyebutkan pengajian Alquran akan mencegah masyarakat Aceh terutama remaja dari pengaruh negatif arus globalisasi, serta membentuk karakter bangsa yang bermoral.

Ia juga mengusulkan supaya program mengaji tersebut perlu diterapkan juga bagi orang dewasa untuk membentuk moral yang baik di tengah masyarakat.

Kalau perlu, katanya, PNS juga harus diberlakukan program wajib mengaji tersebut untuk membentuk moralitas yang baik dan mencegah korupsi dalam menjalankan tugas. Sedangkan soal teknisnya bisa disesuaikan dengan jam kerja di kantor.

“Program ini tidak boleh terhenti di Aceh Besar saja, tetapi seluruh bupati/walikota harus segera menyusul di daerah masing-masing, jangan sampai Beut Magrib yang merupakan budaya Aceh tersebut lenyap begitu saja,” pungkasnya. 

Kisah Kapten Jacques Masuk Islam



Paris (voa-islam.com) Di Prancis, Islam merupakan agama paling cepat pertumbuhannya. Tidak ada agama lainnya, yang begitu cepat pertumbuhannya di Perancis, kecuali Islam.
Pemeluk Islam terus begitu "booming" di Peraencis dalam beberapa tahun ini. Justeru isu tentang terorisme yang sekarang sedang ramai, tak menghalangi mereka mempelajari Islam, dan kemudian mereka masuk Islam dengan mengucapkan dua kalimah syahadah.
Saat ini, jumlah orang yang meninggalkan Kristen dan berpindah kepada Islam jumlahnya  sudah lebih dari dua ratus ribu. Uskup Agung Paris - yang menjadi pemimpin tertinggi  gereja Katolik Perancis, secara resmi menegaskan angka-angka orang-orang Perancis yang masuk Islam.  Di antara mereka, yang telah masuk Islam - tidak hanya pribumi dari kelas pekerja dan pegawai negeri sipil, di antara mereka juga beberapa orang yang memiliki posisi luar biasa.
Ilmuwan besar Perancis - oseanografi, inisiator dari peneliti dibidang kelautan dan kedalaman laut, penemu rumah, aqualung bawah air, perangkat untuk "piring diving", penulis buku populer dan film, Jacque Iv Cousteau yang dikenal di seluruh dunia telah masuk Islam.
Tapi sangat sedikit orang tahu, bahwa penelitian ilmiah yang dilakukan oleh dia dan fakta refleksi dalam Quran, dan  tanda-tanda ilmiah yang telah menyebabkan dia untuk menerima Islam, serta dia meninggal sebagai seorang Muslim.
Jacque terkenal ke seluruh dunia, peneliti lingkungan bawah laut menyatakan, bahwa pilihannya terhadap Islam adalah keputusan yang paling benar dalam hidupnya. Dalam serangkaian tayangan tentang  "Laut Hidup", kapten Cousteau mengungkapkan dunia bawah laut sangat mengejutkan.
Investigasi ruang air terbuka di selat Gibraltar, ia menemukan fakta mengejutkan, yang  tidak dijelaskan oleh ilmu pengetahuan: adanya dua lapisan air, tidak bercampur dengan satu sama lain.
Keduanya  seolah-olah dibagi dengan film itu, dan nampak di antara mereka memiliki perbasan sendiri. Masing-masing dari mereka memiliki suhu, struktur garam, hewan dan tumbuhan.Ini adalah perairan Laut Mediterania dan Samudera Atlantik berbatasan satu sama lain di selat Gibraltar.
Pada tahun 1962 - Jacque Cousteau memberitahu - ilmuwan Jerman menemukan, bahwa di Bab el Mandeb, di mana perairan Teluk Aden dan Laut Merah bertemu, antara perairan Laut Merah dan India laut tidak mencampur.
Mengikuti contoh yang dihasilkan penelitian rekannya itu, kami mulai mencari tahu, apakah perairan Samudera Atlantik dan Laut Mediterania bercampur?
Pertama, kami meneliti air Laut Mediterania - tingkat alamiah salinitas, kepadatan dan bentuk kehidupan yang melekat di dalamnya. Kami membuat hal yang sama di Samudera Atlantik.
Kedua bobot air bertemu di Selat Gibraltar sudah seribu tahun dan akan menjadi logis untuk mengasumsikan, bahwa kedua bobot air besar untuk waktu yang lama harus ikut campur - salinitas dan densitas harus menjadi identik, atau, paling tidak, mirip .
Tetapi bahkan di tempat-tempat, di mana mereka bertemu erat, masing-masing membuat sifat-sifatnya. Dengan kata lain, di tempat-tempat penggabungan dari dua bobot air, water curtain tidak memungkinkan mereka untuk bercampur.
Tapi ilmuwan mendapatkan kejutan yang lebih besar dan kekaguman, ketika menemukan, bahwa peristiwa yang ada telah ditulis dalam Quran selama lebih dari 1400 tahun yang lalu.
Dia belajar tentang hal itu dari Moris dokter Prancis Bukay, yang menerima Islam. "Ketika saya bercerita tentang penemuan saya, dia skeptis mengatakan kepada saya, bahwa tentang hal itu telah diberitahu 1400 tahun yang lalu dalam Al-Qur'an", ungkapnya.
Itu bagi saya sebagai peristiwa yang sangat luar biasa, dan memberikan pencerahan. Hal itu, benar-benar terjadi. Sehingga muncul, ketika saya melihat terjemahan Al-Quran.Lalu saya berseru: "Saya berkeyakinan, bahwa Al-Quran 1400 tahun yang lalu yang dianggap tertinggal di belakang ilmu pengetahuan modern, ternyata tidak benar. Al-Qur'an telah menjelaskan dengan bukti-bukti nyata, dan sekarang semuanya dapat dibuktikan denan ilmiah", tambahnya.
Itulah Keagungan Yang Maha Kuasa. Setelah itu saya menerima Islam dan setiap hari saya kagum dengan kebenaran, keadilan, kemudahan, atas agama Islam ini.Saya bersyukur bahwa Qur'an dengan tanpa batas, membuka mata saya tentang Kebenaran", ungkapnya. af

Lakukan Pedofilia, Mantan Pastor Katolik Australia Salahkan Tuhan



MELBOURNE (voa-islam.com) - Seorang mantan pastor Katolik yang dituduh melakukan tindakan pedofilia terhadap anak laki-laki di sebuah sekolah Victoria mengatakan kepada seorang rekannya bahwa "Tuhan menciptakan kita seperti ini dan itu salahnya," demikian dokumen pengadilan tersebut menyatakan.
Mantan pastor gereja Katolik Australia, David Edwin Rapson, yang dituduh melecehkan anak-anak hari ini menjalani sidang di Pengadilan Kota Melbourne, Negara Bagian Victoria. Saat agenda mendengarkan kesaksian, Rapson menyalahkan Tuhan atas tindakannya itu.
Rapson (59) mulai memperkosa anak-anak sejak 1973 sampai 1990, termasuk kepada pelajar dari sekolah swasta Katolik Salesian College Ruperswood, di Kota Sunbury, Negara Bagian Victoria. Rapson pernah mengajar di sekolah itu.
Seorang korban tidak disebutkan namanya menuduh Rapson melecehkan dirinya saat berada di balai pengobatan sekolah. Ketika itu, korban baru kelas sepuluh. Korban berobat setelah disengat lebah. Beberapa anak lain juga ada di situ.
Korban mengutarakan Rapson datang menghampiri dirinya dan memberi minuman merek Milo. Dia merasa Milo itu berbau tajam dan rasanya sedikit kuat. Pastor bejat itu ikut berbaring di kasurnya dan mengangkat selimut. Rapson kemudian mengutarakan kata-kata kotor mengenai alat kelamin laki-laki.
...Tuhan telah menciptakan kita seperti ini dan tindakannya ini merupakan salah Tuhan
Korban mengatakan pastor lain kemudian datang ke kamar dia dan bertanya kepada Rapson apa yang dia lakukan. "Kamu tahu apa yang saya lakukan di sini," jawab Rapson.
Pastor lain menyuruh Rapson menghentikan perbuatannya. “Kamu benar-benar harus melawannya.”
Namun, Rapson  justru menjawab; “Tuhan telah menjadikanku seperti itu dan tindakannya ini merupakan salah Tuhan.”
Dari kesaksian korban, Rapson justru mengatakan pastor lainnya sama seperti dia, yakni pedofilia. Tidak lama kemudian Rapson langsung mencabuli bocah itu. "Sambil melancarkan perbuatan bejatnya, Rapson kemudian mengatakan kamu tidak berguna, tidak baik, dan lainnya," kata anak tersebut dalam pernyataannya.
Anak laki-laki itu memberikan bukti di kamera namun pernyataannya tersebut telah dirilis ke media.
Rapson menghadapi tuduhan termasuk satu kali pemerkosaan dan empat tuduhan asu

Dahlan Iskan, Presiden Masonic Mendatang?



Jakarta (voa-islam) Kooptasi gerakan Zionis Internasional menyusup hingga ke semua kalangan. Mereka bergerak untuk kepentingan Israel. Semua lapisan sosial dan politik, tak ada yang kalis dari penyusupan Zionis. Kalangan Zionis sangat pandai mengemas gerakan mereka  dengan jargon-jargon yang terkesan indah. 

Banyak tokoh yang muncul ke permukaan dengan pencitraan yang aduhai. Salah satunya ialah Dahlan Iskan, Menteri Badan Umum Milik Negara (BUMN).
Begitu menjabat, banyak gebrakan di lakukan, sehingga kalangan yang terkesima, kemudian Dahlan  menuai pujian dari berbagai kalangan. Namanya melambung. Belakangan Dahlan sudah mulai digadang-gadang sebagai calon Presiden Indonesia.

Tapi tahukah anda, Dahlan Iskan tercatat sebagai anggota dari Lions Club Indonesia. Ia tercatat sebagai anggota organisasi yang berafiliasi ke Yahudi itu dengan nomor  83335. Ia menjadi anggota dari District 307B Indonesia-Surabaya Surya. Ia sempat menjadi ‘President’ District tersebut. Kini ia menjabat sebagai salah satu direktor.          

Pantas kemudian pandangan-pandangannya sangat neoliberal. Di tengah jabatannya yang sekarang, ia pun tetap melanjutkan rencana privatisasi BUMN. Satu per satu BUMN yang ‘sehat’ masuk dalam rencana penjualan. Pembelinya tidak lain adalah kapitalis asing.

Sebelumnya, di media yang di pimpinnya yakni Jawa Pos Grup,Dahlan memberi tempat yang eksklusif  bagi kelompok Liberal, Ulil dan kawan-kawan. Mereka mengisi rubrik ‘Kajian Utan Kayu, yang pesan-pesannya kental akan nuansapluralisme dan deislamisasi.

Lions Club sendiri adalah sebuah klub yang di yakini oleh para ahli menginduk kepada Fremansonry-tangan dari Zionisme Internasional. Tidak semua orang bisa menjadi anggotanya. Hanya orang yang di anggap berhasil/sukses dan berpengaruh yang bias masuk ke dalamnya.
Lions Club secara lahiriah menyerukan ide “Ikatan Kemanusiaan” dan menghilangkan diskriminasi antara umat manusia. Namun hakikat yang sebenarnya adalah organisasi ini merupakan mantel selubung Zionisme.  

Ketika berbicara soal utang, Dahlan Iskan membuat "penyesatan" luar biasa ... klik disini artikelnya 

Setali tiga uang dengan Lions Club, ada juga Rotary Club. Organisasi yang induknya juga sama dengan Lions Club ini menancapkan kukunya di seluruh dunia termasuk Indonesia. Organisasi ini juga merekrut orang-orang berpengaruh di suatu wilayah menjadi anggotanya.
Salah satu yang terjerat adalah istri Walikota Solo, Kamis (23/2), Rotary Club (RC) Solo Kartini melantik Iriana Joko Widodo sebagai anggota kehormatan mereka, bersamaan dengan ulang tahun ke-107 Rotary Internasional.
Iriana mengaku senang di jadikan anggota ke hormatan karena tertarik dengan kegiatan Rotary Club yang banyak bergelutdi bidang kemanusiaan.

Sudah Sejak Lama

Sepak terjang kaki tangan Zionis di Indonesia sebenarnya telah berlangsung lama, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Mereka merekrut orang lokal untuk mempropagandakan slogan mereka yakni HAM, demokrasi, Sikap moderat, dan toleransi. Apalagi Belanda terkenal sebagai tempat pertemuan Zionis Internasional sejak dulu kala.

Dr Th. Stevens, seorang sejarawan Belanda, dalam bukunya: ‘Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764- 1962’ menyebut gerakan-gerakan kesukuan dan berbasiskan sekularisme,pluralisme dan liberalisme dan anti islam di gerakan oleh tokoh-tokoh anggota jaringan Zionis internasional.

Dalam buku yang peredarannya terbatas itu di sebutkan bahwa beberapa tokoh yang kini di sebut sebagai pahlawan adalah kaki tangan Zionis, sebut saja Boedi Oetomo, yang tokoh kuncinya adalah anggota jaringan Zionis Internasional, seperti Pangeran Ario Notodirejo yang merupakan anggota Loge Mataram dan ketua Boedi Oetomo antara tahun 1911-1914.

Nama lain yang di sebut dalam buku itu antara lain Raden Adipati Tirto Koesoemo, Bupati Karang Anyar dan menjadi anggota Lodge Mataram sejak tahun 1895. Lodge adalah pusat aktifitas para anggota freemason .

Juga ada nama Mas Boediarjo, Raden Mas Toemenggoeng Ario Koesoemo Yoedha, dan salah satu tokoh kemerdekaan Dr Radjiman Wedyodiningrat (Ketua Badan Penyelidik Usaha Kemerdekaan Indonesia)

RM Adipati Ario Poerbo Hadiningrat, Bupati Semarang termasuk juga di dalamnya. Ia menulis buku berjudul: “Wat Ik als Javaan voor geest an ge moed in de vrijmetselarij heb gevonden” yang berisi tentang pengalaman hidupnya sebagai seorang jawa yang menemukan jiwa dalam organisasi Freemason.

Ada pula nama Sultan hamengkubuwono VIII, RM  AAA Tjokro Adiekoesoemo,RAS Soemiro Kolopaking Poerbonegoro Paku Alam VIII, dan juga Raden Said Soekanto. Nama terakhir ini adalah kepala kepolisian RI pertama yang menjabat pada tahun 29 September 1945 hingga 14 Desember 1959.

Di tahun 1952, saat masih menjabat sebagai Kapolri, Jendral (pol) Soekanto juga aktif menjabat sebagai Suhu Agung (Grandmaster) dari Timur Agung Indonesia atu Federasi Nasional Mason Indonesia. Ia memimpin Loji Indonesia Purwo Daksina. Ia juga menjabat sebagai ketua Yayasan Raden Saleh, yang merupakan penerusan Dari Carpentier Althing Stiching.

 Keberadaan jaringan Zionis Internasional ini pernah di bubarkan dan di larang oleh Presiden Soekarno melalui Lembaran Negara dengan Nomor 18/1961, bulan Februari 1961, yang di kuatkan melalui Keppres no.264 tahun 1962. Yang di bubarkan adalah beberapa organisasi yang merupakan jaringan Zionis Internasional Seperti Rosikrusian, Morl Re-armament, Lion Club, Rotary dan Bahaisme dan seluruh Lodge (loji) mereka di sita.

Di era Soeharto, kendati hubungan Diplomatik tidak ada, beberapa tokoh Militer dan Intellijen berhubungan dengan Israel. Mereka mendapatkjan ilmu dari Negara Zionis tersebut.

Ketika Abdurrahman Wahid berkuasa, semua putus dengan Israel itu dihidupkan kembali. Gusdur mencabut Keppres yang di keluarkan oleh Soekarno itu melalui keppres No.69 Tahun 2000 tanggal 23 Mei 2000.   Walhasil, gerakan kaum Zionis ini kian leluasa di Indonesia.

Apalagi memasuki era Reformasi. Semua kran dibuka dan tidak ada filter sama sekali terhadap racun yang ingin di sebarkan masuk ke Indonesia.
Hubungan kerja sama dagang dengan orag-orang Zionis sudah kasat mata. Misalnya: bagaiman Grup Bakri yang menggandeng perusahaan Rothschild-Yahudi Amerika.

Di Indonesia, para pengemban ide-ide Zionis ini tak lagi berbaju organisasi Zionis tetapi berbaju liberal dan organisasi-organisasi sosial.

Jargon yang di suarakan juga sama yakni kebebasan, persamaan, toleransi, demokrasi, HAM, Pluralisme, dan sejenisnya. Tujuan jangka panjangnya adalah mengakui keberadaanya kaum Zionis sebagai satu entitas politik yang harus di akui. Itulah Israel Raya.

Jaringan Zionis sudah merasuk jauh ke dalam jantung kekuasaan, dan lapisan sosial politik, yang akan menghancurkan kehidupan bangsa Indonesia, yang kemudian Zionis akan dengan sangat mudah memperbudak bangsa ini. (globalmuslim)
 
Copyright © -2012 KAMPOENG ATJEH All Rights Reserved | Template Design by Favorite Blogger Templates | Blogger Tips and Tricks