MENGHADAPI kemungkinan agresi Israel dalam beberapa jam ke depan, para pejuang Hamas dan Jihad Islam dilaporkan bersatu. Mereka mengadakan pertemuan yang langsung dikomandoi oleh Perdana Menteri Gaza Khaled Misyaal dan Kepala Intelijen Raafat Shehata.
Sebelumnya Hamas sudah meminta Mesir untuk membuka perbatasan Rafah untuk lalu-lintas perjalanan warga dan barang.
Sementara itu, juru bicara Hamas Taher al-Nunu mengadakan konferensi pers di kompleks pemerintah yang dibom Jumat malam. “Bangsa Arab berdiri dengan kami,” katanya. “Orang-orang Palestina tidak sendirian menghadapi Israel.”
Al-Nunu mencatat bahwa Hamas akan terus menjadi tuan rumah bagi para pejabat senior Arab seperti Perdana Menteri Mesir dan Menteri Luar Negeri Tunisia di mana saja di Jalur Gaza dan bahwa faksi Gaza akan muncul sebagai pemenang, dan Israel akan gagal memenuhi tujuannya.
Utusan Hamas di Lebanon Ali Barakeh mengatakan bahwa Hamas tidak khawatir tentang pasukan yang mereka punyai.
“Ada lebih dari 50.000 warga Palestina yang siap berjihad melawan segala serangan darat di Gaza. Gaza akan menjadi kuburan bagi penjajah. Selain tentara, ada 5.000 orang siap syahid menunggu tentara Israel,” tukasnya.
JERUSALEM — Hujan roket yang menghantam jalur Gaza membuat kelompok hacker Anonymous bereaksi dengan merusak sejumlah situs milik Israel. Tak hanya itu, melalui sebuah video yang diposting di YouTube, mereka mengobarkan cyberwar.
Pemerintah Israel mengaku telah menjadi korban kampanye massal (Global) perang dunia maya. Setidaknya ada jutaan upaya untuk meretas (hack) sejumlah situs web negara itu sejak Israel menyerang Gaza empat hari lalu.
Seperti diketahui, Anonymous meretas sejumlah situs penting sebagai reaksi atas serangan brutal Israel dan ancaman pemerintah negera zionis tersebut untuk memotong jaringan internet agar tak bisa diakses warga Gaza.
Menteri Keuangan Israel, Yuval Steinitz, saat berbicara di hadapan pertemuan kabinet mingguan, mengatakan, Pemerintah Israel kini melancarkan perang di "front kedua—sejumlah serangan dunia maya terhadap Israel".
Steinitz mengatakan, dalam empat hari terakhir Israel dilaporkan, mengalami sedikitnya 44 juta kali upaya serangan cyber telah menyerbu situs pemerintahan Israel, dan kemungkinan serangan ini masih akan terus berlanjut.
Sehari sebelumnya, kelompok aktivis online Anonymous mengaku telah menjebol puluhan situs web lembaga negara Israel dan sebuah bank papan atas. Serangan dunia maya Anonymous itu sebagai protes atas serangan udara mematikan negara Yahudi tersebut terhadap warga Palestina.
Dilansir dari Dailycaller, Senin (19/11/2012), dalam pesan yang diklaim merupakan Anonymous Collective, kelompok itu berjanji akan melakukan segala upaya untuk melumpuhkan sistem internet Israel, mulai dari hack, deface, docks, hijack, mencuri informasi di database, mengambil alih admin dan mematikan DNS.
Sebelumnya, kelompok hacker terkenal ini mengklaim telah merusak database hampir 700 website Israel, termasuk Bank of Jerusalem. Situs Kementerian Luar Negeri Israel juga sempat down. Saking seriusnya terhadap perang ini, sampai Menteri Keuangan Israel Yuval Steinitz menyatakan pemerintahannya kini menghadapi medan perang kedua di dunia maya.
Steinitz tidak menyebutkan siapa yang diyakini Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab, tetapi mengatakan bahwa pemerintah telah berhasil menangkis hampir semua serangan sehingga terhindar dari terjadinya gangguan serius atau kerusakan lainnya.
Israel dan Palestina tengah berusaha untuk mengeksploitasi media sosial dalam upaya mereka untuk memenangi opini publik di tengah meletusnya kekerasan terburuk di Timur Tengah dalam empat tahun terakhir.
Hari Sabtu lalu, Anonymous mengaku telah menjebol atau menghapus database dari hampir 700 situs web swasta dan publik Israel, termasuk milik kantor Bank of Jerusalem. Kelompok itu juga mengklaim sempat menjebol situs web kementerian luar negeri sebagai protes atas ancaman Israel untuk memotong komunikasi internet di Jalur Gaza.
"Sudah terlalu lama, Anonymous berdiri bersama seluruh dunia dan menyaksikan dengan putus asa perlakuan biadab, brutal, dan keji terhadap orang-orang Palestina di tempat yang disebut 'Daerah Pendudukan' oleh Angkatan Pertahanan Israel," kata Anonymous dalam sebuah pernyataan.
Berikut video pesan Anonymous mengenai deklarasi perang cyber terhadap Israel.
GAZA -- Brigade AlQassam melalui juru bicaranya mengeluarkan pernyataan resmi bahwa pejuang Hamas berhasil menembak jatuh pesawat tempur F-16 Israel di Khan Younis, Gaza, Jum'at (16/11).
''Al-Qassam menembak jatuh pesawat F-16 menggunakan roket Ardjuu,'' sebut rilis Al-Qassam pada radio-radio lokal.
Sumber Kantor Berita Islam MINA di Gaza melaporkan kumandang takbir "Allahu Akbar" bergema di penjuru Gaza atas keberhasilan pejuang menembak jatuh F-16 Israel ini.
"Warga Gaza bertakbir suka cita atas keberhasilan ini," kata sumber MINA. Dari media setempat, Israel telah mengkonfirmasi jatuhnya pesawat ini. Tapi, belum ada laporan apakah pilotnya selamat atau tewas pada tembakan tersebut.
Pesawat F-16 merupakan pesawat andalan angkatan udara Israel untuk melakukan serangan pembuka terhadap serangan darat yang akan dimulai dalam waktu dekat ini. Sementara, mereka menyiapkan artilerinya di perbatasan yang menunjukkan kesiapan mereka untuk menyerang habis-habisan Gaza lewat darat.
Sejak Rabu kemarin, F-16 Israel terus menerus memuntahkan misilnya ke arah rumah penduduk Gaza dimulai dengan tembakannya terhadap sebuah mobil di Gaza City. Seorang petinggi HAMAS, Ahmed al-Ja’bary, syahid atas serangan tersebut.
Hingga saat ini serangan F-16 ini telah menewaskan 29 warga Palestina yang sebagian besar adalah anak-anak dan wanita. Sebanyak 250 lebih mengalami luka-luka.
Yerusalem - Setelah melakukan serangan terhadap situs-situs penting milik pemerintah Israel, kelompok peretas Anonymous mengklaim telah membocorkan lebih dari 3.000 data rahasia para donatur yang mendukung Israel.
Pembocoran informasi tersebut termasuk alamat rumat, nomor telepon dan email dari semua donatur yang tergabung dalam Unity Coalition for Israel.
Dilansir TheNextWeb, dari 3.000 orang yang namanya ditaruh di situs Pastebin (klik untuk melihat), tercatat ada nama seorang Senator Amerika Serikat, yaitu Daniel Inouye. Ia adalah seorang veteran perang yang menentang Nazi pada Perang Dunia II. Ia juga seorang politisi yang dikenal menjalin hubungan yang sangat dekat dengan Israel.
Masih ada sejumlah nama penting lain dalam daftar tersebut, antara lain Spencer Abraham, Christopher Bond, John Breaux, Alfonse D'Amato, dan Rod Grams, semuanya adalah mantan senator AS.
Selain itu, ada pula sejumlah besar warga AS yang pernah menjabat sebagai orang penting di pemerintahan juga jabatan strategis di beberapa LSM.
Akurasi data-data pribadi yang diposting oleh Anonymous belum diketahui, meskipun sepertinya data tersebut memang akurat. Untuk beberapa orang yang namanya tercantum dalam daftar tersebut, pengungkapan sumbangan pribadi akan menjadi masalah besar bagi mereka.
Ini adalah kelanjutan dari serangan terhadap sekitar 700 situs Israel pada 17 November 2012 lalu. Serangan yang diberi kode nama #OpIsrael itu menyebabkan sebagian besar situs tersebut kehilangan database-nya.
Anonymous, yang menyebut dirinya sebagai hacktivist, tampaknya akan memperpanjang serangan untuk Israel sebagai reaksi atas makin memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah tersebut.